Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Oktober 2012

Resep Makanan Bayi Sehat Usia 6 Sampai 8 Bulan Pilihan Terbaik

View Article

Resep Makanan Bayi Sehat Usia 6 Sampai 8 Bulan Pilihan Terbaik 

Inilah kumpulan Menu Koleksi Makanan Bayi Sehat untuk usia 6, 7, dan 8 bulan, yang penuh nutrisi serta gizi penting bagi perkembangan Bayi Sehat Anda. Berikut Daftar Resep Masakan Bayi Sehat Anda berdasarkan umur :

Puree Brokoli
Bahan puree brokoli diambil dari 3 kuntum brokoli. Kemudian. Cuci brokoli lalu kukus/rebus sampai lunak (5-10 menit). Tiriskan dan haluskan dengan garpu atau food processor. Tambahkan air rebusan bila terlalu kental.

Puree Kembang Kol
Bahan: 1 buah kembang kol. Cara Membuat: Ambil kuntumnya, cuci bersih, kukus hingga empuk, kira-kira 10-15 menit. Tiriskan. Setelah dingin diblender/saring dengan saringan kawat. Tambahkan air/ASI/susu formula jika diperlukan untuk mencairkan.

Puree Kentang
Bahan: 3 buah kentang, kupas, cuci lalu potong-potong dan siapkan juga ASI/Susu Formula. Cara Membuat: Kukus kentang sampai lunak. Tiriskan dan haluskan dengan garpu atau food processor. Tambahkan ASI/Susu Formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.

Ingat makanan Bayi ini hanyalah sebagai pendamping Asi (Air Susu Ibu) setelah pemberian Asi eksklusif Usia 6 Bulan.

Jangan berikan Garam pada makanan bayi Anda, karena dapat mengakibatkan kerusakan jaringan otak.

Perhatikan juga Jadwal Pemberian Makan bayi Usia tersebut.
sbmr:kreasimenu


Sabtu, 15 September 2012

Nasi Tim Saring Brokoli bayi

View Article
 Nasi Tim Saring Brokoli

 
Nasi Tim Saring Brokoli
Bahan :
20gr beras,
625cc air,
25gr daging giling,
25 gr brokoli buang tangkainya,
25gr tomat dipotong kecil
1 butir kuning telur ayam kampung
10gr keju parut
Cara membuat:
Rebus beras, air, dan daging giling sampai menjadi bubur, masukkan brokoli dan, tomat hingga matang. Masukkan kuning telur dan keju parut sambil diaduk. Setelah dingin haluskan dengan blender atau saringan kawat.

smbr:resepmskanindonesia

Sabtu, 08 September 2012

Bayi Kembar Ibu Bingung bagai mana Cara Mengatasinya

View Article
AFP
Beijing, Terkadang tidak mudah bagi orangtua yang memiliki anak kembar untuk membedakan anak-anaknya. Namun hal aneh yang dilakukan oleh orangtua di China ini untuk membedakan anaknya yang kembar empat ini cukup membuat kita geleng-geleng kepala.

Mereka mencukur rambut keempat anak laki-lakinya hingga membentuk angka. Angka 1 hingga 4 yang pada 'tercetak' kepala anak-anak tersebut didasarkan pada urutan lahir mereka.

Menurut sang orangtua, hal ini terpaksa dilakukan agar mudah membedakan anak-anaknya yang terlahir kembar identik, terutama bagi guru dan teman-teman sekolah anak-anak tersebut. Keempat anak kembar tersebut kini sudah berusia 6 tahun dan sudah masuk Sekolah Dasar (SD).

"Putra-putraku benar-benar identik, bahkan untukku sekalipun," tutur sang ibunda Tan Chaoyun, seperti dilansir news.com.au, Sabtu (8/9/2012).

"Bahkan sekarang, ayah mereka masih tidak bisa membedakan mereka sama sekali. Terkadang dia menghukum anak kedua atas perbuatan yang dilakukan anak ketiga," tandasnya.

Peristiwa unik ini terjadi di wilayah Shenzhen, Provinsi Guangdong, China.

(nvc/gah)

Jumat, 07 September 2012

Bayi Tumbuh Gigi

View Article

Tumbuh gigi

Seperti pada orang dewasa, ambang rasa sakit pada bayi juga berbeda-beda. Jadi saat tumbuh gigi, sebagian bayi merasa lebih menderita dibanding yang lain. Ingat, kapanpun Ibu membutuhkan saran atau tips, tim ahli kami siap membantu.

           

Apa tumbuh gigi itu?

Tumbuh gigi adalah saat gigi bayi Ibu mulai menembus gusinya dan muncul. Seiring tumbuhnya akar giginya, ujung gigi terdorong melewati gusi . Beberapa orang juga menyebutnya ‘cutting teeth’. Biasanya acara tumbuh gigi ini diiringi rasa tidak nyaman pada bayi. Jangan heran bila mereka menjadi rewel.

Kapan bayi saya mulai tumbuh gigi?

Kapan gigi pertama si kecil akan muncul, memang tak ada patokan pasti. Rata-rata, pada mulai umur 6 bulan, gigi bayi sudah mulai kelihatan, namun ada juga yang sudah mulai tumbuh saat ia 3 bulan.

Di Indonesia, gigi anak-anak umumnya baru lengkap pada usia 3–3,5 tahun. Gigi-geligi yang disebut gigi susu tersebut, akan tanggal satu demi satu, untuk kemudian digantikan dengan gigi tetap. Jumlahnya sekitar 20 buah, yaitu sepuluh di atas dan sepuluh lagi di bawah.

Jika bayi Ibu masih belum memiliki gigi di usia 12 bulan, bicaralah dengan dokter Ibu.

Nyeri tumbuh gigi

Tumbuh gigi seringkali menimbulkan ketidaknyamanan pada bayi, membuatnya resah dan mudah tersinggung. Bayi biasanya merasa paling kesakitan saat gigi pertamanya tumbuh

karena itu sensasi baru, dan saat gigi geraham tumbuh karena ukurannya yang besar.
Rasa nyeri ini bias diikuti dengan meningkatkan suhu tubuh. Namun tidak sampai menimbulkan demam tinggi.


Tanda-tanda bayi Ibu sedang t umbuh gigi

• Rewel serta menangis lebih sering di malam hari.
• Banyak berliur.
• Selalu ingin menggigit untuk mengurangi rasa sakitnya. Berikan teether untuk membantu negurangi rasa gatal dan sakit pada gusinya.
• Pipinya memerah.
• Suhu tubuhnya sedikit naik (tapi tidak lebih dari 39oC, yang menIbukan demam).
• Gusinya membengkak dan merah.
• Lebih sering minta minum ASI, atau justru menolak minum ASI karena gusinya sakit.
• Selera makannya rendah.
• Tidurnya tidak nyenyak.

Cara membantu bayi Ibu yang tumbuh gigi

• Beri dia banyak minum untuk menggantikan cairan yang hilang karena banyak berliur.
• Memberinya teether untuk digigiti (yang dapat didinginkan di kulkas lebih baik).
• Dokter Ibu mungkin menyarankan memberikan pereda nyeri anak-anak seperti parasetamol atau ibuprofen.
• Oleskan krim pencegah iritasi (barrier cream) ke dagu, leher dan dadanya untuk mencegah iritasi kulit di daerah yang terkena liur.
• Alihkan perhatiannya dengan banyak pelukan atau mainan.

Minggu, 26 Agustus 2012

Musik Klasik Dan Bayi

View Article
Tak Cuma Musik Klasik yang Menstimulasi Otak Bayi













Memasuki bulan ke-5 kehamilan, indera pendengaran janin sudah semakin baik, sehingga dapat merespons suara dari luar. Saat inilah para calon ibu disarankan untuk mulai memperdengarkan musik untuk janinnya. Dengan mendengarkan musik, keterampilan motorik dan kognitif janin menjadi lebih baik karena musik menjadi stimulasi bagi perkembangan jumlah sel dan percabangan sel-sel otak ketika sang bayi lahir. Selain itu, mendengarkan musik juga menjadi sarana peredam stres bagi sang calon ibu, sekaligus untuk melakukan bonding dengan sang janin.
Jenis musik yang biasanya disarankan untuk ibu dan janinnya adalah musik klasik, terutama Mozart. Masalahnya, bagaimana bila sang ibu tidak menyukai (atau tidak mampu menikmati) musik klasik? Maklum, musik klasik seringkali disebut-sebut sebagai musik yang rumit. "Ada saja lho, pasien yang datang ke saya dan mengeluh karena merasa tidak suka musik klasik," ujar dr Soedjatmiko, SpA(K), MSi, dalam Sleep Symposium yang diadakan oleh Pampers Active Baby di Gran Melia, Jakarta, Jumat (20/11).
Padahal, musik klasik bukan satu-satunya jenis musik yang dapat menstimulasi perkembangan sel-sel otak. Menurut dokter spesialis anak dari EKA Hospital BSD City ini, yang lebih penting adalah memilih musik yang dapat membuat sang ibu happy, sehingga dapat menembus neurotransmitter.
Neurotransmitter adalah zat yang dapat mengaktifkan sinaps (hubungan antarsel otak), dimana semakin banyak sinaps berarti semakin kompleks kemampuan otak. Neurostransmitter hanyalah satu di antara beberapa hal yang menandai kualitas otak. Hal lainnya adalah banyaknya sel otak, percabangan sel otak, dan mielinisasi (mielin adalah selubung yang berperan pada kecepatan hantaran antarsel syaraf).
Karena itu, teruslah mendengarkan musik yang Anda sukai sejak sebelum hamil. Entah itu musik pop, R&B, lagu-lagu daerah, gamelan, dan lain sebagainya. Tak hanya mampu menstimulasi sel-sel sotak sang janin, musik yang Anda dengarkan pun bisa membuatnya ikut happy.

Membuat Balita Cerdas

View Article

10 Cara Membuat Balita Cerdas 

 

Bacalah artikel di bawah ini, siapa tahu bisa bermanfaat untuk kita....

10 Cara Membuat Balita Cerdas
Selasa, 26 Agustus 2008 | 11:50 WIB
Anak balita punya kemampuan luar biasa untuk menyerap kepandaian dan informasi baru dibandingkan anak yang berusia lebih tua. Penelitian menunjukkan, mengenalkan pada kegiatan membaca, bahasa, dan matematika sejak usia balita, akan membuat mereka lebih mudah menangkap pelajaran tersebut nantinya.

Berikut sejumlah cara yang bisa mendorong serta melatih mereka agar memiliki otak cerdas.
1. Mengajak bicara. Ceritakan tentang apa saja padanya. Yang jelas, anak jadi tahu, dia merupakan pusat perhatian Anda. Hal ini akan mendukungnya di dalam perkembangan pengetahuan bahasa dan pemikirannya.

2. Pilih buku anak-anak dengan huruf yang besar dan gambar yang jelas. Hal ini akan menolong anak mengerti apa yang mereka lihat dan juga pelan-pelan belajar membaca kata.

3. Beli kaset/VCD/DVD berbahasa asing. Akan lebih mudah untuk anak balita menangkap bahasa asing daripada di kemudian hari.

4. Beli software komputer untuk anak balita. Banyak software yang melatih kemahiran menggunakan keyboard karena sebelum berusia 2,5 tahun anak cenderung sulit menggunakan mouse.

5. Beli huruf abjad yang terbuat dari plastik dan simpan di kamar mandi. Setiap kali mandi, perkenalkan huruf baru dan lakukan berulang-ulang hingga anak hafal. Dengan cara itu, pelan-pelan anak akan mulai belajar adanya hubungan antara berbicara dan menulis di dalam bahasa.

6. Selalu lakukan pengulangan. Banyak orang tua merasa frustrasi jika anaknya berulang-ulang membaca satu halaman di buku yang sama atau menonton film/VCD yang itu-itu saja. Jangan sebal dan panik! Ini merupakan suatu bagian penting di mana anak mengenal proses informasi.

7. Beli huruf-huruf dan angka-angka yang terbuat dari magnet. Hal ini memungkinkan anak bermain sambil belajar di depan lemari es. Kenalkan kata-kata yang baru setiap minggu.

8. Bacakan satu cerita setiap hari. Baca dengan intonasi dan ekspresi seperti kita sedang bermain drama.

9. Ingat, pendidikan jasmani berhubungan langsung dengan pendidikan akademis. Penelitian menunjukkan, perkembangan otak juga berhubungan erat dengan pendidikan jasmani, seperti merangkak sebelum usia 1 tahun. Jika Anda dan si balita sering melakukan aneka kegiatan olahraga bersama, ini dapat menambah perkembangan fisik serta otak anak. Entah itu berlari-lari, naik kuda, berenang, dan lainnya.

10. Beli satu set pelajaran dan pendidikan untuk anak balita. Termasuk di dalamnya buku-buku, video, kaset, dan bagaimana caranya mengajarkannya. Baca dan belajarlah berdua anak. Membeli ensiklopedia bergambar khusus untuk anak pun tak ada salahnya.

sumber:forumkompas

Jumat, 24 Agustus 2012

Makan Untuk Bayi dan Otaknya

View Article


Jadi, jika anak Anda mengalami kesulitan perhatian, salah satu hal pertama yang diperhatikan adalah apa yang dia makan dan mengubahnya. Dr William Sears, seorang ahli pediatrik terkemuka mengatakan,  Jika seorang anak memiliki pola makan yang sangat miskin, termasuk banyak junk food, 
Bayam dan kangkung yang  baik untuk belajar dan memori. 

Berries (antioksidan) yang  baik untuk memori. Kid Pilihan Goreng: (beku) blueberry 
Omega 3 Fatty Acids  daya sel-sel otak dengan energi. 
Pilihan Kid Edible: diperkaya telur, yoghurt, salmon, dan favorit pribadi saya rasa Barleans Minyak.

Telur adalah protein yang baik dan kolin untuk energi dan pertumbuhan sel-sel otak. Majalah Prevention mengatakan kolin yaitu, penting untuk penciptaan sel induk memori, dibentuk jauh di dalam otak kita. " 
Pilihan Kid Edible: orak-arik telur, sandwich telur, telur rebus. 

Makanan tinggi serat  memberikan anak-anak lebih banyak bahan bakar otak.   
Pilihan Kid Edible: roti gandum, oatmeal, beras merah, gandum wafel 

DHA sangat penting untuk perkembangan otak dan mata. Kid Pilihan Edible: ASI, suplemen, ikan, Omega 3 Minyak. 
IRON penting untuk perkembangan otak.
Kid Pilihan Edible: kacang, kenari, smoothie hijau, jus jeruk DENGAN setiap makanan kaya zat besi lebih baik, penyerapan ramping-sapi bakso 

Untuk membaca lebih lanjut, periksa artikel ini informatif oleh Dr Alan Greene pada makanan otak .  
makanan apa  yang Anda rekomendasikan - bahwa anak-anak Anda benar-benar makan-makanan yang baik untuk otak?

Daycare Dengan Kekurangnya

View Article

Ini adalah minusnya daycare dari pengalaman pribadi, 2 hal pertama sudah pernah aku bahas di judul "permasalahan di daycare", jadi yg 2 itu ga akan aku bahas lagi, tapi akan aku cantumkan poinnya saja:


1. Antar Jemput yang melelahkan



2. Makanan yang berbeda antara rumah dan daycare



3. Pulang kantor agak susah mau mampir-mampir
Begitu sudah sampai jam pulang kantor, biasanya aku akan buru-buru menjemput atala. Walaupun jam buka daycare atala sampe 18.30, tapi aku masih suka terburu-buru juga. Belum kalau ternyata lalu lintas atau cuaca tidak bersahabat. Bikin sampe daycare cukup lama juga. Ini berbeda ketika atala masih dirumah. Bahkan kadang-kadang aku bisa belanja bulanan ke carrefour atau giant pulang kantor, supaya weekend bisa dirumah sama atala. Aku juga agak kesulitan jika mau mampir-mampir sepulang kantor, misalnya ada acara kumpul2 gitu.



4. Pagi yang heboh....Sore yang heboh juga...(tergantung mood anak getho lhooo)
Sebagai anak kecil, tentunya mood atala ga bisa diprediksi...terkadang dia pun tidur malam, sehingga pagi agak susah bangun...karena kami naik motor, otomatis atala juga terbangun kalau digendong (mungkin kalau naek mobil ga begitu ya)...nah, kadang-kadang dia agak heboh gitu, ga mau pergi..masih mau tidur..dll. Sore pun begitu...atala juga agak susah diajak pulang...moodnya masih pengen main...haallaa..capek deh...hihihihihi



5. Buntut yang ga bisa lepas..hahahaha
Jam buka daycare yang terbatas (daycare atala jam 7.45 - 18.30) dan sama dengan jam kantor, memberi arti bahwa diluar jam itu, anak dibawah pengasuhan kita. artinya...susah mau melepaskan diri, hihihihi...ya, namanya juga manusia ya..kadang-kadang kita kan pengen ada waktu untuk diri sendiri..nah, kalau ga ada asisten yang selalu standby, kita jadi agak susah untuk "melarikan diri", bahkan ada acara kumpul-kumpul dengan teman di weekend, pastinya atala harus ikut...apalagi pas jam pulang kantor, kayaknya ga tega kalau atala harus dateng kesitu (kecuali kalo atala udah agak gedean kali ya...misalnya 4-5tahun).



6. Repotnya kalau Anak Sakit
Anak sakit...otomatis harus cuti. Oke, di daycare atala sebenarnya memperbolehkan anak tetap dititipkan walaupun sakit (tapi ada kondisi tertentu sih), tapi kadang-kadang ga tega juga melihat atala yang sudah ga enak badan itu harus menempuh perjalanan lagi antara rumah dan daycare... (mungkin kalau mobil ga begitu masalah kali ya)..nah, ini yang agak repot. Kalaupun terpaksa ditaroh di daycare, atala pasti rewel deh...namanya juga lagi sakit..pasti manja kan...jadi kadang-kadang sedih juga harus ninggalin atala gitu...

Smbr:Tempat Penitipan anak 

Daycare Yang Melelahkan

View Article

Permasalahan di Daycare



Sebagian orangtua yang sedang memutuskan akan menggunakan jasa daycare, tentunya ingin tahu juga permasalahan apa ya kira-kira yang akan muncul nanti --tentunya dari pengalaman orangtua yang lain, karena kita pasti punya kekuatiran sendiri, selain dari pengalaman.



Saat ini, atala sudah memasuki bulan ke-4. dan ini adalah permasalahan yang saya temukan:



1. Antar Jemput yang Melelahkan
Bagi anak, mungkin antar jemput bisa menjadi adaptasi yang melelahkan. Rumah saya yang di Kp. Melayu- ke Keen Kids Kuningan memang tidak terlalu jauh, tapi saya menggunakan motor, jadi cukup bikin lelah Atala. Yang membuat semuanya lebih heboh lagi adalah, saat bulan desember lalu kami harus mengungsi ke rawamangun karena rumah harus direnovasi. Disinilah kelelahan yang sesungguhnya terjadi bagi Atala. Rawamangun-Kuningan-Rawamangun, memang jauh..naik motor pula, dan saat ini sedang memasuki musim hujan. Meskipun hujan tidak turun sekalipun, udara tetap terasa dingin sekali. Walhasil, sepanjang bulan desember, atala sakit-sakitan terus, dan sering absen dari daycarenya. Dan akhir desember kemarin, atala masuk daycare seperti di awal masuk kemarin (menangis, tidak mau masuk, dll.)



Saat ini, baru 2 hari ini kami sudah kembali ke kp. melayu, tetapi atala masih mengalami malesnya harus naik motor. Jadi, dua pagi ini, atala merajuk dulu dan memilih tidur2an dikasur sambil menonton TV. Terlihat sekali kalau atala capek dan ga ingin pergi. Bahkan jaket yang saya pake setiap naik motor, ditariknya dan dibuang, menunjukkan bahwa dia menolak kami semua pergi. Sedih juga ya liat atala seperti itu.



Tapi pagi ini, Atala masuk ke daycare tanpa menangis lagi dengan sukses. Walaupun Atala masih menolak naik motor, tapi disepanjang motor saya ajak ngobrol kegiatan dia selama di daycare. Saya tanya, atala biasanya di daycare ngapain aja ya? sama siapa ya? main apa aja ya? ya..cuap-cuap terus deh. Sampe di daycarenya, atala langsung menunjuk motor2an, langsung main. Saya yang melambaikan tangan didepan pintu dibalas dengan cengiran lebar, bukan tangisan. Alhamdulillah.



2. Makanan yang berbeda
Saat awal-awal atala di daycare adalah 2 minggu sebelum pengasuh lamanya keluar. Jadi, selama 2 minggu, setiap weekend Atala masih diasuh oleh pengasuh yang terdahulu. Yang saya perhatikan adalah, saat itu atala jadi suka mengemut makanannya, bahkan melepeh. Padahal sebelumnya tidak. Memang sih, Atala baru sekitar sebulan diperkenalkan makanan kasar, setelah sebelumnya masih makan nasi lembek.



Saat ini, semenjak atala di daycare, saya agak kesulitan memberinya makan. Makanan yang saya berikan pasti selalu dilepeh. Kalaupun berhasil saya suapi, biasanya hanya 3-4 suap saja. 



Usut punya usut, mungkin karena pergantian pengasuh, di daycare, atala menolak makanan kasar. Meskipun disana masih nasi lembek, tapi atala juga tidak suka menguyah (langsung ditelen). Memang sih, makanannya habis (jadi didaycare atala tetap terjamin makanannya), tapi akhirnya pengasuhnya harus menghaluskannya, walaupun tidak sampai halus2 banget. Jadi, makanan atala kembali lembek deh. 



Saya juga memikirkan kemungkinan, mungkin saja makanan yang mereka buat berbeda dengan bikinan saya, sementara atala kan lebih banyak makan di daycare. Sebelumnya, pengasuhnya selalu yang masak. Apalagi saya juga tidak terlalu pandai masak. Selain itu, variasi makan di daycare lebih banyak dan lebih oke, ketimbang kalo saya yang masak.



Ini adalah permasalahan yang masih saya cari jalan keluarnya. Tapi saat ini, Atala sih sangat suka makan sayur rebus2an (digadoin gitu wortel rebus/kacang polong rebus/buncis rebus) dan buah2an..jadi saya tidak terlalu kuatir.

smbr:tempatpenitipananak

Memilih Tempat Penitipan Anak

View Article


Saat ini, orangtua yang bekerja di luar rumah sudah bukan menjadi fenomena yang aneh lagi. Seorang Bunda kini tidak lagi terikat untuk mengurusi rumah dan keluarganya saja, namun juga berhak mengejar karirnya di luar rumah. Bahkan tak jarang, justru sang Bunda-lah yang menjadi tulang punggung bagi keluarganya. Lalu, bagaimana dengan anak-anaknya? Siapa yang mengasuh dan membantu mendidik mereka saat orangtuanya sibuk bekerja? Bagi sebagian orangtua, daycare atau tempat penitipan anak merupakan salah satu solusinya.
Ada beberapa keuntungan yang bisa dirasakan Bunda dengan menitipkan si kecil di tempat penitipan anak. Kebanyakan tempat penitipan anak memiliki program yang mengajarkan berbagai pendidikan dan keterampilan yang dapat membantu meningkatkan kemampuan belajar anak, bukan hanya bermain sepanjang hari. Selain itu, dengan berkumpul bersama teman-teman sebayanya di tempat tersebut, anak-anak juga menjadi terbiasa dan terpacu untuk bisa bersosialisasi.
Meskipun demikian, menitipkan anak di tempat penitipan anak juga memiliki beberapa kelemahan. Anak biasanya tidak mendapatkan perhatian penuh, seperti yang biasa anak dapatkan dari orangtuanya, karena petugas di tempat tersebut harus memperhatikan anak-anak lainnya. Selain itu, si kecil juga lebih mudah terserang sakit karena tertular oleh anak lain yang sedang sakit. Belum lagi jika bicara masalah peraturan yang terlalu ketat atau biaya yang cukup mahal dan memberatkan orangtua.
Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab Bunda untuk bisa memilihkan tempat penitipan anak, yang tidak saja menyenangkan namun juga mendidik bagi buah hatinya. Berikut beberapa hal penting yang harus diperhatikan:
1. Buatlah daftar tempat penitipan anak yang sudah memiliki lisensi. Sebelum menentukan pilihan pada sebuah tempat penitipan anak, carilah referensi tempat sebanyak-banyaknya dari orang-orang yang pernah menggunakan jasa tempat penitipan anak.
2. Datang langsung ke tempat penitipan anak dan mewawancarai para staf dan pengurusnya, bisa menjadi petunjuk mengenai kualitas tempat penitipan anak. Staf yang berkualitas akan antusias saat berinteraksi dengan anak-anak. Mereka juga harus memiliki kedisiplinan yang tinggi dan pengalaman yang cukup dalam mengasuh anak.
3. Perhatikan setiap sudut ruang tempat penitipan anak. Pastikan lingkungannya dalam keadaan aman dan bersih. Tidak hanya itu, lihat pula bagaimana mereka membersihkan peralatan bermain, peralatan makan, dan lain sebagainya.
4. Aturan dan jadwal yang diterapkan di tempat penitipan anak juga perlu diketahui oleh Bunda sebagai bahan pertimbangan. Sebuah tempat penitipan anak yang baik akan menerapkan aturan ketat seperti pengaturan jam bermain, jam makan, pemeriksaan kesehatan untuk mencegah penyebaran penyakit dari anak yang sedang sakit, dan lain sebagainya.

Dengan mencarikan tempat penitipan anak yang tepat, bukan hanya orangtua yang bisa lega dan nyaman bekerja, namun anak juga bisa mendapatkan banyak manfaat bagi perkembangan fisik dan mentalnya. Karena mencintai anak tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan materinya, namun juga tidak melupakan kebutuhan psikologisnya
smbr Ibu dan balita

Bayi Suka Gigit Jari

View Article


Ghiboo.com - Rasa gemas dan kadang kesal pasti Anda alami saat melihat si kecil mulai hobi memasukkan semua benda ke dalam mulutnya. Berbagai cara Anda lakukan untuk mengalihkan perhatiannya agar tidak lagi memasukkan benda ke dalam mulutnya.
Tetapi tahukah Anda bahwa ada penyebab tertentu yang membuat si kecil semakin hobi memasukkan benda ke dalam mulut ini? Apa saja, yuk lihat berikut ini:

Komunikasi
Bayi dan balita juga butuh mengekspresikan perasaan dan pikirannya lho, sama seperti orang dewasa. Sayangnya saat itu mereka belum fasih berbicara seperti orang dewasa. Jadi, dengan memasukkan jari ke mulut merupakan satu-satunya cara mereka berkomunikasi, mengekspresikan pendapat dan perasaan mereka.

Cari Perhatian
Bukan hanya orang dewasa saja lho yang ingin selalu diperhatikan, si kecil juga ingin diperhatikan. Caranya, dengan menggigit atau memasukkan benda ke dalam mulut demi mendapatkan perhatian Anda yang mungkin sedang sibuk.

Rasa ingin tahu
Bayi dan balita adalah bibit-bibit cerdas yang penuh rasa ingin tahu. Mereka selalu penasaran terhadap benda yang ada di sekitarnya. Mereka akan berusaha mencari tahu dengan indera yang mereka miliki, mulai dari melihat, merasakan dengan kulitnya, menciumnya, sampai menjilatnya dengan lidah.

Gemas atau Marah
Saat gemas atau marah, ia akan meraih benda terdekat dan memasukkannya ke dalam mulut kemudian menggigitnya. Hal ini wajar dilakukan sebagai wujud yang menunjukkan ia sedang gemas atau marah.

Bayi dibawah 3 bulan menderita regurtasi gumoh

View Article


Ghiboo.com - Di Indonesia, 75 persen bayi dibawah 3 bulan menderita regurtasi (gumoh). Bahkan, satu dari tiga ibu di seluruh dunia perlu mewaspadai dampak gumoh yang terjadi pada bayi mereka.


Gumoh merupakan peristiwa dimana bayi mengeluarkan kembali sebagian susu yang telah ditelan ketika beberapa saat setelah minum susu botol/menyusui. Biasanya, gumoh terjadi karena Klep penutup lambung belum berfungsi sempurna.



Dr Badriul Hegar, SpA., PhD dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSCM Jakarta menjelaskan bahwa bayi yang terus menerus mengalami gumoh berisiko menderita malnutrisi.



"Penelitian di RSCM pada tahun 2004 menunjukkan bahwa bayi yang mengalami regurgitasi lebih dari empat kali dalam sehari, mengalami kenaikan berat badan yang lebih rendah pada empat bulan pertama usia bayi," terangnya dalam sesi edukasi yang diselenggarakan PT Nutricia Indonesia Sejahtera di Bandung (4/5).



Penelitian di RSCM juga menunjukkan gejala gumoh pada bayi akan terus berkurang seiring bertambahnya usia bayi. Umumnya, intensitas gumoh yang normal adalah 4-5 kali setiap hari. Jika lebih dari itu, maka ibu harus segera menemui dokter.



"Setiap nutrisi yang masuk ke dalam lambung bayi belum sempat dicerna dengan sempurna sehingga berpotensi menyebabkan gumoh yang memicu terjadinya malnutrisi. Selain itu, rasa sakit juga akan dirasakan bayi karena adanya iritasi asam lambung dari perut hingga tenggorokan," tambah Prof Yvan Vandenplas dari divisi pediatrik gastro entrologi (spesialis pencernaan anak) University Brusel di Belgia.



Menurut Dr Hegar, gumoh bukanlah masalah yang serius selama bayi menunjukkan kondisi baik- baik saja. Tetapi perlu diwaspadai saat ketika setiap mengalami gumoh, bayi malah rewel, menangis dan menolak makanan.



"Harus diwaspadai karena takutnya ada kerusakan pada kerongkongannya. Jika terdapat luka pada kerongkongannya, menelan air saja anak sudah rewel dan menangis, yang nantinya mengarah pada anak tidak mau makan karena merasa sakit atau sulit setiap akan menelan makanan (dysphabia), sehingga terjadi penurunan berat badan," tambah Dr Hegar yang juga menjabat sebagai konsultan pediatrik gastro dari Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Sabtu, 18 Agustus 2012

Berlibur aman dengan bayi

View Article

Cara Aman Berlibur dengan Bayi

 

      Kehadiran bayi bukan halangan untuk mengadakan liburan keluarga. Memang ada beberapa perubahan, liburan menjadi lebih repot, tetapi Anda akan mendapatkan kesenangan yang lebih besar. Yang terpenting pertimbangkan kondisi sang bayi. Lalu, bagaimana cara aman dan nyaman berlibur dengan bayi Anda ?
  • Pastikan kondisinya sehat. Bayi tidak sedang demam, pilek atau pola makan dan minumnya normal.
  • Pertimbangkan waktunya. Bayi bisa diajak berlibur kapan saja tetapi sebaiknya ditunda hingga usianya 2-3 bulan.
  • Lama perjalanan. Lama perjalanan relatif. Yang penting, perhatikan bayi selama perjalanan. Bawa beberapa mainan untuk menghibur bayi jika ia mulai rewel. Agar ia tidak kelaparan, berikan ASI paling lama 2 jam sekali.
  • Kendaraan yang tepat. Apapun kendaraannya tidak masalah. Tunggu bayi hingga usia 2-3 bulan jika menggunakan pesawat. Sistem kekebalan tubuhnya lebih kuat dan lebih baik untuk melawan infeksi. Jika perjalanan tidak mungkin ditunda, bayi bisa diterbangkan setelah usianya 2 minggu. Asalkan ia lahir normal dan cukup bulan. Saat pesawat take off atau landing, berikan ASI atau botol susu. Hal ini untuk menyamakan tekanan udara di dalam kabin dan di rongga sinus bayi sehingga kerusakan gendang telinga bisa dicegah.
  • Beli tiket penuh untuk bayi jika menggunakan kereta api. Jangan meletakkannya sendirian di kursi karena ia bisa jatuh tanpa sepengetahuan Anda. Apabila memilih kapal laut, pilih seat yang memakai kamar agar bayi bisa lebih nyaman. Jika menggunakan kendaraan pribadi, letakkan bayi di kursi belakang. Hindari menempatkan bayi di kursi yang ada air bag-nya. Pastikan kursi bayi dan sabuk pengaman telah terpasang dengan benar sebelum berangkat.
sbr: melindahospital