Tampilkan postingan dengan label MENU MAKANAN BAYI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MENU MAKANAN BAYI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Januari 2013

Makanan Balita Umur 0-24 Bulan

View Article
Bayi Dan Anak 

 

Tips Pemberian Makanan Bayi Umur 0-24 Bulan



Tips Pemberian Makanan Balita Umur 0-24 Bulan | Kesehatan – Seorang ibu yang baik seyogyanya memberikan makanan yang sehat dan berkualitas bagi anak bayinya. Seiring dengan bertambahnya umur bayi, kemampuan anak bayi dalam menerima jenis asupan makanan akan berbeda menurut jenjang umurnya.
Agar kesehatan anak bayi tetap terjaga dan kebutuhan gizi anak bayi tercukupi perlu diperhatikan jenis makanan yang diberikan ke anak bayi anda. Berikut tips mengenai pemberian makanan bayi pada usia 0-24 bulan.
makanan bayi
Jenis makanan bayi umur 0-24 bulan dibagi menjadi 4 tahap :
a. Makanan bayi umur 0 – 6 bulan
b. Makanan bayi umur 6 – 9 bulan
c. Makanan anak umur 9 – 12 bulan
d. Makanan anak umur 12 – 24 bulan
Pada situasi khusus seperti anak sakit atau ibu bekerja, pemberian makanan bayi/anak perlu penanganan secara khusus.
A. MAKANAN BAYI UMUR 0 – 6 BULAN
1. Pemberian kolostrum
Kolostrum adalah ASI yang keluar pada hari-hari pertama, kental dan berwarna kekuning-kuningan. Kolostrum mengandung zat-zat gizi dan zat kekebalan yang tinggi.
2. Pemberian ASI saja/ ASI Eksklusif
Kontak fisik dan hisapan bayi akan merangsang produksi ASI terutama pada 30 menit pertama setelah lahir. Pada periode ini ASI saja sudah dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi. Perlu diingat bahwa ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Menyusui sangat baik untuk bayi dan ibu. Dengan menyusui akan terbina hubungan kasih sayang antara ibu dan anak.
B. MAKANAN BAYI UMUR 6 BULAN
1. Pemberian ASI diteruskan
mp asi
2. Bayi mulai diperkenalkan dengan makanan pengganti ASI atau MP-ASI berbentuk lumat halus karena bayi sudah memiliki reflek mengunyah. Contoh MP-ASI berbentuk halus antara lain : bubur susu, biskuit yang ditambah air atau susu, pisang dan pepaya yang dilumatkan. Berikan untuk pertama kali salah satu jenis MP-ASI, misalnya pisang lumat. Berikan sedikit demi sedikit mulai dengan jumlah 1-2 sendok makan, 1-2 kali sehari. Berikan untuk beberapa hari secara tetap, kemudian baru dapat diberikan jenis MP-ASI yang lainnya.
3. Perlu diingat tiap kali berikan ASI lebih dulu baru MP-ASI, agar ASI dimanfaatkan seoptimal mungkin. MP-ASI berbentuk cairan diberikan dengan sendok, jangan sekali-kali menggunakan botol dan dot. Penggunaan botol dan dot berisiko selain dapat pula menyebabkan bayi mencret itu dapat mengakibatkan infeksi telinga.
4. Memberikan MP-ASI dengan botol dan dot untuk anak baduta sambil tiduran dapat menyebabkan infeksi telinga tengah, apabila MP-ASI masuk keruang tengah.
5. Memperkenalkan makanan baru pada bayi, namun jangan dipaksa. Kalau bayi sulit menerima, ulangi pemberiannya pada waktu bayi lapar, sedikit demi sedikit dengan sabar, sampai bayi terbiasa dengan rasa makanan tersebut.
C. MAKANAN BAYI UMUR 6 – 9 BULAN
1. Pemberian ASI pada bayi tetap dilanjutkan
2. Pada umur 6 bulan keadaan alat cerna sudah semakin kuat oleh karena itu, bayi mulai diperkenalkan dengan MP-ASI lumat 2 x sehari.
3. Untuk mempertinggi nilai gizi makanan, nasi tim bayi dapat ditambah sedikit demi sedikit sumber zat lemak, yaitu santan atau minyak kelapa/margarin. Bahan makanan ini dapat menambah kalori makanan bayi, disamping memberikan rasa enak juga mempertinggi penyerapan vit A dan zat gizi lain yang larut dalam lemak.
4. Setiap kali makan, berikanlah makanan pengganti ASI bayi dengan takaran paling sedikit sebagai berikut :
- Pada umur 6 bulan – beri 6 sendok makan
- Pada umur 7 bulan – beri 7 sendok makan
- Pada umur 8 bulan – beri 8 sendok makan
- Pada umur 9 bulan – beri 9 sendok makan
“ Bila bayi meminta lagi, ibu dapat menambahnya”
D. MAKANAN BAYI UMUR 9 – 12 BULAN
1. Pada umur 10 bulan bayi mulai dikenalkan dengan makanan keluarga secara bertahap. Karena merupakan makanan peralihan ke makanan keluarga, bentuk dan kepadatan nasi tim bayi harus diatur secara berangsur, lambat laun mendekati bentuk dan kepadatan makanan keluarga.
2. Pemberian makanan selingan 1 kali sehari. Pilihlah makanan selingan yang bernilai gizi tinggi, seperti bubur kacang ijo, buah, dll. usahakan agar makanan selingan dibuat sendiri agar kebersihannya terjamin.
3. Anak bayi perlu dikenalkan dengan beraneka ragam bahan makanan. Campurkanlah ke dalam makanan lembik berbagai lauk pauk dan sayuran secara bergantian. Pengenalan berbagai bahan makanan sejak usia dini akan berpengaruh baik terhadap kebiasaan makan yang sehat dikemudian hari.
E. MAKANAN ANAK UMUR 12 – 24 BULAN
1. Pemberian ASI dilanjutkan. Pada periode umur ini jumlah ASI sudah berkurang, tetapi masih merupakan sumber zat gizi yang berkualitas tinggi.
2. Pemberian makanan pengganti ASI atau makanan keluarga sekurang-kurangnya 3 kali sehari dengan porsi setengah makanan orang dewasa setiap kali makan. Selain itu tetap berikan makanan selingan 2 kali sehari.
3. Jenis variasi makanan diperhatikan dengan Padanan Bahan Makanan. Contoh nasi dapat diganti dengan: mie, bihun, roti, kentang, dll. Hati ayam diganti dengan: tahu, tempe, kacang ijo, telur, ikan. Bayam diganti dengan: daun kangkung, wortel, tomat. Bubur susu diganti dengan: bubur kacang ijo, bubur sumsum, biskuit, dll.
4. Menyapih anak harus bertahap, jangan dilakukan secara mendadak. Lakukan dengan cara mengurangi frekuensi pemberian ASI pada anak sedikit demi sedikit.
Demikian tips tentang Tips Pemberian Makanan Bayi Umur 0-24 Bulan. Silahkan membaca tips dan trik lainnya dengan topik kesehatan di blog ini. Semoga bermanfaat.

Sabtu, 13 Oktober 2012

Resep Makanan Bayi Sehat Usia 6 Sampai 8 Bulan Pilihan Terbaik

View Article

Resep Makanan Bayi Sehat Usia 6 Sampai 8 Bulan Pilihan Terbaik 

Inilah kumpulan Menu Koleksi Makanan Bayi Sehat untuk usia 6, 7, dan 8 bulan, yang penuh nutrisi serta gizi penting bagi perkembangan Bayi Sehat Anda. Berikut Daftar Resep Masakan Bayi Sehat Anda berdasarkan umur :

Puree Brokoli
Bahan puree brokoli diambil dari 3 kuntum brokoli. Kemudian. Cuci brokoli lalu kukus/rebus sampai lunak (5-10 menit). Tiriskan dan haluskan dengan garpu atau food processor. Tambahkan air rebusan bila terlalu kental.

Puree Kembang Kol
Bahan: 1 buah kembang kol. Cara Membuat: Ambil kuntumnya, cuci bersih, kukus hingga empuk, kira-kira 10-15 menit. Tiriskan. Setelah dingin diblender/saring dengan saringan kawat. Tambahkan air/ASI/susu formula jika diperlukan untuk mencairkan.

Puree Kentang
Bahan: 3 buah kentang, kupas, cuci lalu potong-potong dan siapkan juga ASI/Susu Formula. Cara Membuat: Kukus kentang sampai lunak. Tiriskan dan haluskan dengan garpu atau food processor. Tambahkan ASI/Susu Formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.

Ingat makanan Bayi ini hanyalah sebagai pendamping Asi (Air Susu Ibu) setelah pemberian Asi eksklusif Usia 6 Bulan.

Jangan berikan Garam pada makanan bayi Anda, karena dapat mengakibatkan kerusakan jaringan otak.

Perhatikan juga Jadwal Pemberian Makan bayi Usia tersebut.
sbmr:kreasimenu


Kamis, 11 Oktober 2012

Memasak Makanan untuk buah hati ibu

View Article

Tuntunan Membuat Makanan Bayi Sendiri

 


Ingin membuat makanan bayi sendiri? Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

Bahan Makanan

Jika Anda baru akan memulai memberikan makanan padat kepada bayi Anda, maka mulailah dengan yang sederhana. Selain makanan seperti sereal, makanan padat untuk si kecil bisa berupa pisang atau alpukat yang dihaluskan, pure apel, pir, labu, maupun kentang yang dimasak.
Begitu bayi Anda terlihat menyukai berbagai macam buah dan sayuran, berikutnya Anda bisa memperkenalkan daging sapi, kambing, atau ayam kepadanya. Pastikan Anda tidak membubuhkan garam ke dalam makanan si kecil dan tidak memproses daging dengan cara dipanggang/dibakar. Sebagai variasi, tentu saja Anda bisa mengkombinasikan daging dengan sayuran atau bahkan buah, seperti apel dan pir.
Setelah secara bertahap bayi Anda mulai terbiasa dengan berbagai jenis makanan dan tekstur yang berbeda dan giginya mulai muncul, Anda bisa mencoba memberikan ikan berdaging lembut dan buah-buahan yang agak masam seperti jeruk.

Tips Menyiapkan

Persiapan
Pertama-tama sebaiknya setiap buah Anda kupas kulitnya, sisihkan lemak serta gajih dari daging dan sisihkan juga kulit ayam.
Pengolahan
Untuk pengolahan, bahan makanan bisa Anda kukus, rebus, ataupun dimasak dengan menggunakan microwave.
Selanjutnya, untuk bayi berusia di bawah 8 bulan, Anda bisa membuat bahan-bahan tersebut menjadi pure. Prosesnya bisa menggunakan food processor ataupun blender biasa. Untuk membuat pure lebih halus, Anda boleh saja menambahkan air matang secukupnya.
Untuk bayi berusia lebih dari 8 bulan, daging cukup Anda cincang halus dan bahan makan lain bisa Anda lumatkan/haluskan menggunakan garpu. Jika Anda menggunakan ikan, hati-hati dengan tulangnya ya…

Tips Menyajikan dan Menyimpan

Penyimpanan
Makanan bayi yang sudah dalam bentuk pure, bisa bertahan dalam freezer hingga 30 hari, paling lama. Cara menyimpannya, Anda bisa menggunakan wadah es batu. Sendokkan pure ke dalam kotak-kotak wadah es batu, lalu tutup dengan menggunakan plastic wrap untuk makanan. Simpan dalam freezer.
Atau, Anda bisa juga menggunakan toples plastik/kaca sebagai wadahnya. Pure ini bisa bertahan hingga 2 hari dalam kulkas dan hingga 1 bulan dalam freezer. Jangan lupa untuk memberi label yang berisikan informasi bahan makanan dan tanggal kadaluarsa.
Penyajian
Untuk menyajikan makanan yang telah disimpan dalam kulkas/freezer, Anda tinggal memanaskannya di atas kompor. Jika Anda ingin menggunakan microwave, Anda tinggal menempatkan kubus-kubus pure ke dalam mangkuk kaca atau keramik, lalu memanaskannya. Pastikan Anda mengaduk pure tersebut hingga betul-betul merata, untuk menghindari berkumpulnya panas hanya pada satu titik makanan. Ini bisa membahayakan bayi Anda.
Sebelum disajikan, periksa dulu suhu makanan dengan menggunakan sendok bersih dan uji dengan menggunakan bibir Anda. Jika ada makanan yang tersisa, jangan dimasukkan lagi ke dalam freezer ya…
Selamat mencoba!

smbr:tipsbayi

Senin, 24 September 2012

Bubur Susu Kacang Hijau Untuk Bayi

View Article

Bubur Susu Kacang Hijau

 


Bahan:
  • 20 gr Tepung Kacang Hijau.
  • 200 ml air
  • ASI atau susu formula
Cara membuat:
  • Campur tepung kacang hijau & air, aduk rata, jerang di atas api kecil, aduk sampai mendidih, matang lalu angkat. (lk 10-15 menit)
  • Tambahkan ASI atau susu formula sampai kekentalan yang dikehendaki, aduk rata, tunggu sampai agak dingin.
  • Siap disajikan.

Bubur Tepung Beras Sabu (Sayur & Buah)

Bahan:
  • 20 gr Tepung Beras
  • 200 ml air
  • ASI atau susu formula
Cara membuat:
  • Campur tepung beras & air, aduk rata, jerang di atas api kecil, aduk sampai mendidih, matang lalu angkat. (lk 10-15 menit)
  • Masukkan ASI atau susu formula sampai kekentalan yang dikehendaki, aduk rata, tunggu sampai agak dingin.
  • Tambahkan Sayur & buah (pilih salah satu buah)
  • Sajikan segera. smbr:gasolorganik.com

ARROWROOT Ganyong UNTUK Bayi

View Article
Arrowroot = Garut
Queensland Arrowroot = Ganyong




Hasil kutipan kami  dari Tabloid Nova mengenai Arrowroot adalah sebagai berikut:

Garut, Pengganti Gandum Dan Beras Berkhasiat Obat

Tak banyak yang tahu, tanaman yang satu ini ternyata bisa dikonsumsi sebagai pengganti gandum dan beras. Cara menanamnya pun mudah.
Selama ini, kita sudah terjebak oleh gandum. Coba simak, sejak pagi, kita sarapan dengan roti. Agak siang sedikit di kantor atau tempat bekerja lainnya disajikan snack. Lalu kita makan siang, pergi ke resto a la kebarat-baratan. Pulang kantor sudah malam, ah, sudah capek, buat saja mie instan. Begitu hari demi hari. Belum lagi kita mendapat undangan-undangan, di sana ketemu lagi aneka masakan berbasis gandum.
Sesungguhnya banyak sekali pangan lokal yang kandungan gizinya berani bersaing dengan terigu dan beras. Mau tahu? Misalnya, garut (Maranta arundinaceae), yang kini nyaris terlupakan di tengah gaya dan pola makan kita. Padahal, dibandingkan tepung terigu dan beras giling, kandungan karbohidrat dan zat besi pada tepung garut lebih tinggi, sementara kandungan lemaknya terendah ketimbang terigu dan beras.
Kandungan kalori tepung garut hampir sama dengan beras dan terigu.

Tanaman garut memberikan hasil yang utama berupa umbi dan mempunyai banyak kegunaan, antara lain:
  • Dimanfaatkan sebagai tanaman penghias, karena keindahan daunnya.
  • Umbi garut dapat direbus atau dikukus dan langsung dimakan.
  • Umbi garut mengandung tepung pati yang sangat halus dan mudah dicerna. Itulah sebabnya, tepung garut dipakai dalam industri makanan bayi dan makanan khusus orang-orang sakit.
  • Umbi garut dipakai sebagai obat tradisional yang berkhasiat menyembuhkan mencret, eksem, memperbanyak air susu ibu (ASI), dan menurunkan suhu badan yang terjangkit demam.
  • Umbi garut juga dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kosmetika, lem, dan minuman beralkohol.
  • Air perasan umbi garut digunakan sebagai penawar racun lebah, racun ular, dan obat luka.
  • Tepung garut diolah menjadi makanan tradisional seperti: keripik, cake pisang, gabes udang, kue lapis, kue semprit, cendol, siomay, kue kacang, kue putri salju, ongol-ongol, dan sebagainya.
dan ...

GANYONG

Ganyong cukup berpotensi sebagai sumber hidrat arang. Data Direktorat Gizi Depkes RI menyebutkan bahwa kandungan gizi Ganyong tiap 100 gram secara lengkap terdiri dari kalori 95,00 kal; protein 1,00 g; lemak 0,11 g; karbohidrat 22,60 g; kalsium 21,00 g; fosfor 70,00 g; zat besi 1,90 mg; vitamin B1 0,10 mg; vitamin C 10,00 mg; air 75,00 g.

Selain itu, Ganyong juga dapat mengatasi beberapa penyakit, yaitu:
Panas dalam dan Radang saluran kencing.

Menilik manfaat yang banyak dari GARUT DAN GANYONG, kami dengan senang hati menyediakan untuk dapat mempopulerkan kembali pangan lokal tersebut.

MAKANAN UNTUK BUAH HATI BUNDA Dan Anak

View Article

Resep MPASI

 Abon Ikan

Bahan:
  • ¼ kg Ikan berdaging tebal (Kakap, lele)
  • Minyak Goreng
  • 3 siung bawang putih dihaluskan
  • 1 batang sereh iris halus
  • 1 cm jahe iris halus
Cara membuat:
  • Kukus ikan dgn bumbu irisan jahe dan sereh
  • Setelah matang (daging menjadi padat) angkat, pisahkan dengan bumbu iris lalu suwir-suwir/haluskan dengan sendok.
  • Tumis bawang putih yang sudah dihaluskan sampai wangi, lalu masukkan daging yang sudah dihaluskan tadi. Masak sampai harum
  • Angkat lalu masukkan ke dalam wadah. Biarkan sampai dingin. Tutup rapat lalu masukkan ke dalam lemari pembeku.
  • Gunakan seperlunya untuk memasak makanan berkuah

Kaldu Ikan

Bahan:
  • Tulang ikan kakap
  • 2 lt air
  • 1 buku jahe diiris/digeprek
  • 2 rumpun daun bawang
  • 1 rumpun seledri
Cara membuat:
  • Masukkan tulang ikan dan air ke dalam panci
  • Masak dengan api besar sampai mendidih
  • Kecilkan api, masukkan jahe, daun bawang dan seledri
  • Masak selama 2 jam
  • Matikan api dan biarkan kaldu dingin
  • Saring dan masukkan ke dalam kotak es batu kecil-kecil. Simpan di lemari pembeku
  • Gunakan seperlunya saat membuat sop, dll

Kaldu Ayam

Bahan:
  • ½ ekor ayam kampung
  • 2 lt air
  • 1 buku jahe diiris/digeprek
  • 2 rumpun daun bawang
  • 1 rumpun seledri
Cara membuat:
  • Masukkan ayam dan air ke dalam panci
  • Masak dengan api besar sampai mendidih
  • Kecilkan api, masukkan jahe, daun bawang dan seledri
  • Masak selama 2 jam
  • Matikan api dan biarkan kaldu dingin
  • Saring dan masukkan ke dalam kotak es batu kecil-kecil. Simpan di lemari pembeku
  • Gunakan seperlunya saat membuat sop, dll

Soyamon Milk

Bahan:
  • 2 sdm Tepung Kedelai
  • 2 cm Kayu manis
  • 500 ml air
  • 2 lembar daun pandan
Cara membuat:
  • Masukkan semua bahan ke dalam panci, aduk rata. Jerang di atas api kecil sampai mendidih dan matang (lk 10-15 menit). Angkat.
  • Saring susu dengan saringan halus.
  • Siap diminum

Bubur Mutiara Sari Hijau

Bahan:
  • 1 sdm Tepung Jali-jali
  • ½ sdm Tepung Kacang Hijau
  • 250 ml air
  • 1 lembar daun pandan*
Cara membuat:
  • Masukkan Tepung dan air ke dalam panci, aduk rata. Jerang di atas api kecil, tambahkan daun pandan. Masak sampai mendidih dan matang (lk 10-15 menit). Angkat.
  • Tuang Bubur Tepung ke mangkok makan bayi. Siap disajikan.
  • *) jika suka

Sup Jagung

Bahan:
  • 20 gr Tepung Jagung
  • 300 ml air kaldu ayam
  • 1 sdt unsalted butter
  • 1 sdm keju parut
Cara membuat:
  • Campur tepung jagung & air, aduk rata., jerang di atas api kecil. Tambahkan butter dan keju, aduk sampai mendidih, angkat. (lk 10-15 menit)
  • Tuang ke mangkok bayi. Sajikan selagi hangat.

Sup Kacang Merah

Bahan1:
  • 1 sdm Tepung kacang merah
  • 200 ml kaldu daging sapi
Bahan2:
  • 7 cm daun bawang, iris halus
  • ½ butir tomat, iris
  • 50 ml air
Cara membuat:
  • Campur tepung kacang merah dan air kaldu, aduk rata, jerang di atas api kecil.
  • Campur bahan 2 dan masak sampai mendidih, Blender.
  • Tambahkan bahan 2 ke bahan 1 sambil terus dimasak. Aduk sampai mendidih dan matang (lk 10 menit).
  • Tuang ke mangkok bayi. Sajikan selagi hangat.

Bubur Ikan

Bahan:
  • 1 sdm Tepung Beras Coklat
  • 200 ml air
  • ½ sdm abon ikan
Cara membuat:
  • Campur tepung beras coklat dan air, aduk rata, jerang di atas api kecil.
  • Tambahkan abon ikan dan terus aduk sampai mendidih dan matang (lk 10-15 menit). Angkat
  • Tuang ke mangkok bayi. Sajikan selagi hangat.

Pisang Keju

Bahan:
  • 1 sdm Tepung Pisang
  • ½ sdm Arrowroot
  • 200 ml air
  • ½ sdm butter unsalted
  • 1 sdm keju parut
Cara membuat:
  • Campur semua bahan kecuali keju parut, aduk rata, jerang di atas api kecil. Tambahkan butter, aduk sampai mendidih dan matang, angkat. (lk 10-15 menit).
  • Tuang ke mangkok bayi. Sajikan selagi hangat dengan ditabur keju parut.

Goyobod Imut

Bahan:
  • 1 sdm Tepung Arrowroot
  • 1 buah sale pisang bisa diganti kurma
  • 200 ml air
  • ASI atau susu formula
Cara membuat:
  • Potong-potong sale pisang tambah air, lalu masak di atas api sampai gula buah keluar. Saring
  • Campurkan tepung arrowroot dan sari pisang lalu aduk rata. Jerang di atas api kecil sampai mendidih dan wangi, angkat.
  • Tuang dan pipihkan di piring atau loyang. Dinginkan
  • Potong kecil-kecil Goyobod, lalu masukkan ke mangkok makan bayi.
  • Sajikan dengan ditambah susu

Setup Pisang Ubi

Bahan1:
  • 1 sdm Tepung Pisang
  • 1 sdm Tepung Ubi
  • 50 ml air.
Bahan2:
  • 200 ml air
  • 2 cm kayu manis
  • 5 buah cengkeh
Cara membuat:
  • Masukkan bahan 2 ke dalam panci, jerang di atas api kecil sampai mendidih dan wangi, angkat, dinginkan.
  • Campur bahan 1, aduk rata.
  • Masukkan bahan 1 ke dalam panci yang berisi bahan 2, masak dengan api kecil hingga mendidih dan matang (lk 10-15 menit), angkat
  • Sajikan segera

Jalejo Padat Gizi

Bahan:
  • 10 gr tepung jagung
  • 5 gr tepung kedelai
  • 5 gr tepung kacang hijau
  • 200 ml air
Cara membuat:
  • Campur semua bahan, aduk rata, jerang di atas api kecil, aduk sampai mendidih dan matang lalu angkat. (lk 10-15 menit)
  • Siap disajikan.
  • Jika perlu, tambahkan ASI atau susu formula sampai kekentalan yang dikehendaki, aduk rata, tunggu sampai agak dingin. smbr:gasolorganik.com

Minggu, 16 September 2012

Nutrisi terbaik untuk bayi ibu

View Article
Hati-Hati Dengan Produk Makanan Bayi


alt























Studi baru yang diselenggarakan oleh the Children’s Food Campaign telah mengupas beberapa fakta yang mengerikan mengenai bahan-bahan yang dimasukkan dalam  makanan bayi [1].
Survei terhadap lebih dari 100 produk makanan bayi, yang dipajang di supermarket utama Inggris selama musim semi 2009, menyingkap betapa tidak sehatnya makanan-makanan ini. Sayangnya, dengan iklan dan promosi yang gencar, para produsen ini dapat menggerakkan pikiran para orang tua yang berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak mereka.
Saya yakin minimnya pengetahuan cenderung mendorong pengambilan keputusan yang kurang benar, dan karena semua produk tersebut merupakan merek ternama dan terpercaya, mereka diizinkan untuk menyertakan segala macam unsur yang tidak baik ke dalam produk makanan mereka tanpa peraturan yang sesuai. Secara mengejutkan, Cow & Gate tidak dapat memberikan daftar periset dan ringkasan informasi nutrisi yang diminta terhadap semua produk makanan bayi dan balita yang dipasarkan.
Bagaimanapun, masalahnya lebih besar dari yang diperkirakan. Banyak orang tua yang melakukan penelitian untuk mendapatkan yang terbaik bagi anak-anak mereka dan tetap menggunakan makanan bayi organik kemasan. Ini pastinya merupakan salah satu promosi pemasaran paling menyesatkan. Pada pemeriksaan yang lebih mendalam, produk makanan bayi organik ini tidak akan semenarik seperti yang diharapkan para orang tua.
Masalah utama dengan semua makanan bayi kemasan ini adalah mereka melalui proses pemanasan tinggi. Ini memungkinkan produk dipajang di rak supermarket dalam jangka waktu yang lama dan menuai laba maksimum.
Dengan pemanasan tinggi, makanan yang disterilisasi sama dengan makanan yang tanpa nutrisi. Tidak ada manfaat nutrisi dari makanan yang dimasak, diproses, dan kemudian diiklankan sebagai ‘telah disterilisasi - sekali pun awalnya merupakan bahan dasar organik. Ini merupakan sampah makanan organik yang mengerikan.
Ada nasihat yang mengatakan bahwa memasak sayuran terlalu lama akan menghabiskan kandungan nutrisi dan ini persis seperti yang sedang dilakukan pada bahan-bahan dalam makanan bayi kemasan.
Melihat situs Hipp Organic, sebuah produsen ternama makanan bayi organik Inggris, saya menemukan beberapa ungkapan yang menegaskan praktek pemanasan ini. “Makanan kemasan kami disterilkan dalam kemasan tertutup hampa udara selama proses pengemasan” dan “Anda tidak akan dapat mencapai temperatur setinggi tahap pengawetan seperti yang kami lakukan di bawah tekanan tinggi ini.”
Hampir sama, ketika saya berbicara dengan “tim teknik” di Plum Organics, saya mendapat informasi bila makanan mereka yang diiklankan ‘telah disterilisasi’ melalui tahap pemanasan produk akhir selama tiga menit. Itu sama saja dengan membasmi kandungan materi baik!
Makanan steril nampaknya tidak begitu mengundang selera, juga tidak tampak alami. Sebagai orangtua, saya ingin buah hati saya mendapatkan nutrisi terbaik di saat saya bisa mengontrol apa saja yang dia konsumsi. Sudah pasti makanan yang kita temui di jajaran rak toko selama berbulan-bulan, tidak mungkin bernutrisi.
Pasar makanan bayi organik ditenggelamkan oleh janji-janji “awal yang baik” bagi bayi Anda, tetapi apa yang sedang Anda berikan pada buah hati Anda? Apakah Anda memberikan semangkuk makanan bayi organik atau sebaliknya? Saya tidak akan! Saya tidak pernah membeli atau mencobanya, tetapi melihat teman memberikan makan tersebut pada bayi mereka, saya tidak dapat membayangkan makanan itu sedikit pun–dan melihat ekspresi pada wajah bayi-bayi mereka, nampaknya mereka juga tidak ingin!
Pentingnya sayur-sayuran dan buah-buahan segar begitu ditekankan pada kita di mana pun kita berada, dengan bersemangat kita mencari toko buah dan supermarket yang menjual produk yang ‘baru saja’ dipetik. Bahkan dengan alasan menghemat sedikit waktu, kita memberi anak-anak kita bubur ‘hasil pemanasan’ atas dasar “tidak apa-apa karena ini makanan organik”?
Masalahnya adalah, dengan kemasan pemasaran dan pengemasan yang memikat, produk makanan bayi ini meyakinkan para orang tua bahwa mereka sedang memberikan makanan terbaik pada anak-anak mereka, tetapi saya khawatir justru mereka benar-benar dikelabui.
Satu-satunya cara agar mengetahui dengan pasti apa saja yang sedang dikonsumsi bayi Anda adalah dengan menyiapkan sendiri makanan mereka. Tidak perlu terlalu rumit, dan saat ini banyak buku yang berisi pelajaran bagaimana cara melakukannya, jadi saya tidak terlalu membahas hal ini.
Jika Anda telanjur memberikan makanan olahan pada bayi Anda, tidak pernah ada kata terlambat untuk mengambil keputusan positif. Saran saya: Pilihlah cara Anda sendiri. Pastikan kesehatan jangka panjang anak Anda di tangan Anda sendiri dan putuskan apakah Anda percaya dengan segala promosi dan iklan yang disampaikan atau Anda memilih untuk melakukan penyelidikan sendiri.
Apapun yang Anda putuskan, seharusnya menjadi keputusan yang tepat bagi Anda dan keluarga Anda, dan keputusan itu berada di tangan Anda. (Laurie Sanders/The Epoch Times/feb)
Referensi:
1.  Survei Children’s Food Campaign pada Mei  2009. Informasi lebih lanjut dapat mengunjungi situs: www.sustainweb.org
 Hanya masakan rumah yang benar-benar dapat memberikan nutrisi bagi anak Anda di awal kehidupannya. (LAURIE SANDERS/THE EPOCH TIMES)
Laurie Sanders spesialis menulis tentang pengasuhan anak dan metode pengasuhan “alternatif”. Dia memperkenalkan metode pengasuhan anak secara kreatif,  menemukan gaya yang sesuai dengan anak.
smbr:eranet

Sabtu, 15 September 2012

Nasi Tim Saring Brokoli bayi

View Article
 Nasi Tim Saring Brokoli

 
Nasi Tim Saring Brokoli
Bahan :
20gr beras,
625cc air,
25gr daging giling,
25 gr brokoli buang tangkainya,
25gr tomat dipotong kecil
1 butir kuning telur ayam kampung
10gr keju parut
Cara membuat:
Rebus beras, air, dan daging giling sampai menjadi bubur, masukkan brokoli dan, tomat hingga matang. Masukkan kuning telur dan keju parut sambil diaduk. Setelah dingin haluskan dengan blender atau saringan kawat.

smbr:resepmskanindonesia