Tampilkan postingan dengan label bayi sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bayi sehat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Oktober 2012

Kapan Bayi Mulai Berenang Dan Manfaatnya

View Article
Bayi Dan Anak 

 
Kapan Bayi Mulai Berenang Dan Manfaatnya
Sejak bayi sebenarnya seorang anak sudah dapat diajarkan berenang, sebab saat di dalam kandungan, seorang bayi telah terbiasa berada di dalam cairan selama 9 bulan. Dalam cairan ketuban, seorang bayi akan merasa nyaman dan hangat. Karena itu sejak lahir, si kecil telah memiliki kemampuan instingtif untuk bergerak di bawah air dan tidak takut saat berada di dalam air.

Pada usia sekitar empat bulan, seorang bayi telah punya 'reflek menyelam' yang mencegahnya menelan air saat berada di dalam air. Itu sebabnya, di usia ini si kecil akan sangat mudah untuk dilatih berenang. Tapi setelah otaknya berfungsi dengan baik, reflek ini akan berangsur menghilang, sehingga mau tak mau ia harus kembali belajar menahan napas di dalam air.

Untuk memulai belajar berenang, sebaiknya orangtua memperkenalkan si kecil lebih dulu dengan bermain di bak kamar mandi atau di kolam plastik. Pastikan air yang digunakan cukup hangat, yaitu minimal 33 derajat celcius, sehingga ia tidak kedinginan. Kolam renang kecil ini, akan membantunya memperkenalkan sensasi berada di dalam air. Merasakan bagaimana tubuhnya berada di air, sebelum ia diperkenalkan dengan kolam renang sungguhan.

Memperkenalkan olah raga renang, harus dilakukan secara bertahap, yaitu:
  • Mulailah dengan mengajak si kecil bermain-main di pinggir kolam terlebih dulu, misalnya dengan memukul-mukul air. Bila ia terlihat takut terkena cipratan air, jangan dipaksakan.
  • Buatlah suasana yang menyenangkan saat bermain di dalam air, sehingga keberaniannya terbentuk. Sesekali biarkan air kolam terpercik ke wajahnya.
  • Bila si kecil sudah terlihat lebih berani, gendong ia dan masukkan ke dalam kolam. Biarkan sementara waktu hingga ia merasa aman dan tetap berada di dekat Anda.
  • Pukul-pukullah permukaan kolam untuk mengajaknya bermain, atau ajak ia bernyanyi bersama sehingga ia lebih santai dan merasa senang. Ikuti dengan berbagai gerakan di air, sambil bernyanyi atau bermain di dalam kolam.
  • Apabila kepercayaan dirinya telah tumbuh, ajak ia bermain pura-pura menjadi pesawat. Caranya dengan menengkurapkan si kecil dengan menyangga badannya di telapak tangan kiri Anda, sementara perut dan kakinya disangga dengan telapak kanan Anda. Tekukkan kedua siku lengan, sehingga tubuhnya dekat dengan tubuh Anda dan ia merasa aman.
  • Secara perlahan-lahan, rentangkan kedua lengan Anda. Seolah-olah ia melayang sendiri di atas air. Dalam posisi ini, ia akan merasakan tekanan dari air. Mintalah ia membentangkan kedua tangannya.
  • Sebagai variasi, telentangkan si kecil di atas air. Sangga bokong dan punggung dengan telapak tangan kiri, sementara sangga leher telapak tangan kanan. Biarkan ia tidur-tiduran selama beberapa waktu. Secara perlahan-lahan, lepaskan telapak tangan Anda yang menyangga bokong dan punggungnya. Dalam posisi ini, si kecil akan merasakan nikmatnya melayang di atas air.
  • Jika ia sudah mulai pintar melayang di air, barulah Anda pegang kedua tangannya sambil Anda berjalan mundur. Jika ini sudah bisa dilakukannya dengan piawai, lepaskan si kecil dan biarkan dia berenang sendiri.
  • Gerakan yang dilakukan saat berenang, memberi banyak manfaat bagi anak-anak. Ia akan merasakan kebebasan dalam bergerak, jantung dan paru-parunya lebih kuat serta postur tubuh pun terbentuk akibat sirkulasi darah dan organ tubuh yang bekerja lancar.
  • Selain itu, seorang anak yang senang berenang, akan memiliki otot-otot tubuh yang lentur dan kuat. Daya tahan tubuhnya pun lebih tinggi, dibanding anak-anak yang tak suka berenang, apalagi yang tak suka olah raga.

Berenang juga dapat menjadi sarana yang tepat dalam membentuk kepribadian, karena anak yang belajar berenang akan tumbuh menjadi anak yang lebih percaya diri, bahagia, mandiri dan mudah menyesuaikan diri. Keuntungan lainnya, gerakan anggota badan si kecil saat berenang pun, diduga dapat merangsang pertumbuhan syaraf-syaraf tepi. Sehingga syaraf otaknya menjadi lebih aktif dan diharapkan mampu meningkatkan kepintarannya. Jadi jangan lupa untuk menemani si kecil saat berenang, karena kedekatan yang terjalin erat antara orangtua dan anak adalah yang terpenting bagi perkembangannya. Keakraban antara orangtua dan anak, sangat berharga saat ia dewasa kelak.

Beberapa hal yg harus diperhatikan:
  • Kenalkan olahraga sejak dini, dan lakukan latihan secara bertahap sesuai dengan umur dan keberanian bayi terhadap air.
  • Perhatikan kondisi kolam renang seperti kebersihan, kejernihan, lantai kolam, suhu, arah sinar matahari, angin yg mempengaruhi ombak dan jumlah orang yg berenang.
  • Carilah kolam renang yg memiliki tempat mandi khusus untuk si kecil (air hangat, tidak berangin).
  • Gunakan pelampung bayi seperti Neck Ring yg sesuai dengan ukurannya dan tekanan angin yg sudah aman.
  • Jangan pernah membenamkan kepala bayi ke dalam air.
  • Tetap awasi, pastikan bayi Anda berada dalam jangkauan Anda.
  • Jadilah pelatih pribadi si kecil, terutama pada saat-saat awal.
  • Jika tangan bayi Anda sudah berubah warna menjadi putih dan keriput, itu adalah saat dimana dia sudah harus selesai berenang (sekitar 15-20 menit, tergantung suhu air dan udara).
  • Jangan lupa bawa minyak telon, baju hangat / jaket, dan kaos kaki.
  • Siapkan keperluan lain setelah berenan seperti susu hangat atau bubur hangat untuk si kecil.
Tips Agar Si Kecil Tak Sakit Pasca Berenang

  1. Beli alat pengetes air di toko-toko perlengkapan rumah atau alat berat. Sebelum berenang, tes bagaimana kondisi air di kolam renang.
  2. Saat berenang, sebaiknya bayi dipakaikan popok khusus untuk berenang. Hal ini agar saat dia buang air kecil, tidak mengotori kolam.
  3. Ajari anak bagaimana caranya agar tidak menelan air kolam renang. Biasanya karena menelan air kolam inilah anak jadi terkena kuman dan jatuh sakit.
  4. Anak harus mandi sebelum dan sesudah berenang sesegara mungkin. Keringat dan penggunaan tabir surya juga bisa menurunkan kadar kaporit. Oleh karena itu mandi sesudah berenang wajib dilakukan agar kuman tidak menempel di kulit.
  5. Jika anak ingin makan saat istirahat berenang, cucilah tangannya terlebih dulu. Cuci tangan dengan sabun yang mengandung desinfektan. Smbr :freshipno

Rabu, 17 Oktober 2012

TIPS BAHAN MAKANAN YANG TIDAK BOLEH DIBEKUKAN

View Article

Bahan Makanan Ini Jangan Dibekukan 

 
















Beberapa bahan makanan ini biasanya kurang baik bila dibekukan dalam bentuk pure, walaupun belum tentu menganggu kandungan nutrisinya.
  • Telur. Masak seluruh telur atau hanya kuningnya, lalu bekukan tanpa dihaluskan.
  • Melon, papaya, mangga dan zukini. Bila dibekukan dalam bentuk pure, lalu dicairkan, biasanya akan berair serta terjadi perubahan rasa dan tekstur.
  • Kentang. Bila dibekukan dalam bentuk pure lalu dicairkan, biasanya akan terjadi perubahan rasa dan tekstur.
  • Tahu atau tofu. Bila dibekukan biasanya akan terjadi perubahan warna dan teksturnya menjadi berongga, tapi masih baik untuk dimakan.(me)
  • Smbr:ayahbunda

Makanan untuk Memperlancar Air Susu Ibu

View Article

Makanan untuk Memperlancar Air Susu Ibu

cara memperlancar asi 
Siapa bilang ASI atau Air susu ibu hanya perlu disusukan selama 6 bulan? Sudah seharusnya para ibu tidak terbujuk produsen susu formula untuk menyambung atau mengganti ASI setelah bulan tersebut. Sudah terbukti Air susu ibu memiliki manfaat luar biasa dan tidak ada bisa mengalahkan khasiatnya dibanding susu apapun. Baik susu sapi maupun susu kambing. Terbukti bila seorang ibu menyusui anaknya selama 2 tahun adalah salah satu bentuk KB alami dan mencegah terjadinya kanker payudara. Nah, apabila ASI anda tidak lancar dan ingin menyusui buah hati dengan penuh, ada baiknya Anda tahu makanan untuk memperlancar air susu ibu. Berikut jenis makanannnya :
  • Daun Katuk.
    Terbukti daun katuk sudah sejak jaman nenek moyang kita digunakan sebagai makanan untuk memperlancar ASI. Ia dapat digunakan sebagai sayuran maupun jamu. Pada daun katuk terdapat vitamin A, C, B1, zat besi, kalium, protein, fosfor, sterol, alkaloid, asam seskuiterna.
  • Bayam Hijau dan Bayam Merah.
    Tumbuhan bayam yang mengandung banyak klorofil ini ternyata juga berisi  vitamin A, B6, C, E K, asam folat, zatbesi, karoten, thiamin.
  • Kacang Hijau.
    Tips berikutnya rajinlah Anda mengkonsumsi kacang hijau, baik itu yang direbus atau yang sudah dibuat bubur kacang hijau. Makanan ini mengandung vitamin B1, protein, fosfor, tiamin, mangan, kalium, magnesium, asam folat. Selain mampu memproduksi banyak ASI, kacang hijau dapat  mencukupi kebutuhan protein dan energi.
  • Pare.
    Buah pare mengandung vitamin K, likopen, fitokimia, lutein, anti oksidan yang berguna untuk memproduksi insulin, mampu menurunkan kadar gula di dalam darah, termasuk sebagai makanan anti kanker .
  • Bunga Pepaya.
    Resep memperlancar asi ini telah dipraktekkan oleh ibu-ibu di desa. Bunga pepaya terbukti berisi vitamin A, C, fosfor, kalium, enzim papain dan kelebihannya bunga pepaya juga dapat  meningkatkan nafsu makan.
  • Semangka.
    Menurut para ahli buah semangka mengandung vitamin A, C, asam folat, kalium. sangat cocok untuk membantu kesegaran seorang ibu dan membantu produksi ASI secara signifikan.
  • Labu Siam.
    Buah labu adalah satu cara menambah produksi air susu ibu secara alami, tanpa perlu obat untuk memperlancar ASI. Buah ini dapat dimasak sebagai sayuran atau kolak. Labu siam mengandung vitamin B6, C, K, asam folat, kalium, magnesium, zink, mangan. Labu siam dapat membantu mencukupi kebutuhan asam folat ibu yang sedang menyusui. Labu siam mampu membantu pertumbuhan sel dan juga perkembangan tubuh bayi.

Sabtu, 13 Oktober 2012

Resep Makanan Bayi Sehat Usia 6 Sampai 8 Bulan Pilihan Terbaik

View Article

Resep Makanan Bayi Sehat Usia 6 Sampai 8 Bulan Pilihan Terbaik 

Inilah kumpulan Menu Koleksi Makanan Bayi Sehat untuk usia 6, 7, dan 8 bulan, yang penuh nutrisi serta gizi penting bagi perkembangan Bayi Sehat Anda. Berikut Daftar Resep Masakan Bayi Sehat Anda berdasarkan umur :

Puree Brokoli
Bahan puree brokoli diambil dari 3 kuntum brokoli. Kemudian. Cuci brokoli lalu kukus/rebus sampai lunak (5-10 menit). Tiriskan dan haluskan dengan garpu atau food processor. Tambahkan air rebusan bila terlalu kental.

Puree Kembang Kol
Bahan: 1 buah kembang kol. Cara Membuat: Ambil kuntumnya, cuci bersih, kukus hingga empuk, kira-kira 10-15 menit. Tiriskan. Setelah dingin diblender/saring dengan saringan kawat. Tambahkan air/ASI/susu formula jika diperlukan untuk mencairkan.

Puree Kentang
Bahan: 3 buah kentang, kupas, cuci lalu potong-potong dan siapkan juga ASI/Susu Formula. Cara Membuat: Kukus kentang sampai lunak. Tiriskan dan haluskan dengan garpu atau food processor. Tambahkan ASI/Susu Formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.

Ingat makanan Bayi ini hanyalah sebagai pendamping Asi (Air Susu Ibu) setelah pemberian Asi eksklusif Usia 6 Bulan.

Jangan berikan Garam pada makanan bayi Anda, karena dapat mengakibatkan kerusakan jaringan otak.

Perhatikan juga Jadwal Pemberian Makan bayi Usia tersebut.
sbmr:kreasimenu


Menyusun menu masakan anak dan balita ibu

View Article
 Menyusun menu anak dan balita ibu









Menyusun menu anak balita adalah pekerjaan yang sangat penting bagi ibu. Bagi anak balita, kenyang saja tidak cukup, tapi harus diimbangi dengan nutrisi dan gizi yang seimbang, yang sesuai dengan kebutuhan dan usia anak. Karena asupan gizi yang masuk adalah sumber utama bagi perkembangan sel-sel otak dan juga tubuh anak.
Penyusunan menu anak balita yang tidak seimbang, dapat mengakibatkan anak kekurangan zat gizi tertentu, yang berdampak buruk bagi pertumbuhan anak.  Contoh:  Kekurangan kalsium bisa menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh, berkurangnya daya ingat , gangguan jantung dan kram otot. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia dan gangguan proses berpikir. Sementara kekurangan protein menyebabkan otak anak tidak berkembang optimal, gangguan motorik dan kecerdasan anak.
Yang juga harus diperhatikan dalam menyusun menu anak balita adalah variasi dalam penyajian masakan agar anak tidak merasa bosan dan mau makan dengan senang. Karena anak balita juga sudah mengenal rasa bosan terhadap makanan, juga sudah mengetahui rasa apa yang disukai dan tidak disukai.
Berikut ini adalah panduan pola makan sehari-hari  bagi anak balita. Dengan panduan ini ibu bisa membuat dan menyusun menu anak balita dengan nutrisi seimbang. Hindari penyajian makanan dan minuman yang tidak baik, misalnya  banyak mengkonsumsi makanan manis, minuman ringan atau sari buah kemasan atau makanan yang dapat membuat anak balita tersedak seperti kacang, anggur atau permen.

Panduan untuk menyusun menu anak balita:

  1. Kelompok Gandum:  misalnya satu potong roti, setengah cangkir nasi atau pasta atau setengah gelas sereal masak yang dikombinasikan dengan sedikit sereal siap saji. Sajikan 6 kali dalam sehari.
  2. Kelompok Nabati: misalnya setengah gelas sayuran potong atau satu gelas sayuran daun. Sajikan 3 kali sehari.
  3. Kelompok Buah-buahan: satu jenis buah, ¾  gelas jus buah murni (tanpa gula), ½ gelas buah kaleng atau ¼ gelas buah kering. Sajikan 2 kali sehari.
  4. Kelompok Susu: satu gelas susu atau yogurt atau 2 ons keju. Bisa disajikan 2 kali sehari.
  5. Kelompok Daging: 2-3 ons daging lunak/unggas/ikan yang sudah dimasak, ½ gelas kacang kering masak. 1 ons daging bisa menggantikan 2 sdm mentega atau 1 butir telur. Sajikan 2 kali sehari.
  6. Lemak, Minyak dan Gula: Kandungan lemak dalam makanan tidak boleh lebih dari 30%. Perhatikan juga jenis lemak yang dikonsumsi. Lemak jenuh yang terdapat pada daging, produk susu dan kelapa dapat meningkatkan kadar kolesterol. Lebih baik gunakan lemak jenuh yang terdapat pada zaitun dan jagung.Lemak jenuh yang dikonsumsi setiap hari tidak boleh lebih dari 10%
Untuk memperolah nutrisi dan gizi yang tepat, anak balita harus mengkonsumsi beragam jenis makanan.

Beberapa hal yang perlu dilakukan dalam menyusun menu anak balita agar mendapat nutrisi yang baik:

  1. Sajikan jenis makanan yang beragam.
  2. Pilih makanan kaya serat dari jenis gandum, sayuran dan buah-buahan.
  3. Pilih makanan yang rendah lemak  dan rendah kalori.
  4. Batasi konsumsi gula dan garam, jangan berlebihan.
  5. Pilih makanan yang mengandung cukup kalsium dan zat besi .
  6. Hindari penyediaan makanan dan minuman berkalori tinggi, minuman ringan dan es krim.
  7. Ciptakan kebiasaan memilih makanan sehat dalam keluarga.
Demikianlah panduan dan tips menyusun menu anak balita. Semoga bermanfaat
smbr:gayabunda

Minggu, 07 Oktober 2012

Bayi Belum Bisa Merangkak

View Article

Bayi Belum Bisa Merangkak? Tidak Perlu Khawatir…




Perlu Anda ketahui, para ahli menganggap bahwa “merangkak” itu sendiri BUKAN merupakan suatu pencapaian yang harus dilalui oleh setiap bayi. Makanya, jangan heran kalau ada bayi yang bisa berjalan TANPA sebelumnya bisa merangkak terlebih dahulu. Bayi seperti ini melewatkan fase merangkak. Bahkan sebagian bayi ada juga yang baru bisa merangkak menjelang usia 1 tahun.
Yang merupakan sebuah pencapaian adalah melihat benda-benda yang berada di luar jangkauan si bayi dan berusaha untuk mendapatkannya. Apabila bayi Anda sudah menunjukkan “gejala” ini, berarti ia sedang memperbaiki perkembangan kognitif dan motoriknya.
Dalam usahanya mengambil benda yang berada di luar jangkauan, si bayi mungkin akan merayap di atas perutnya, ada juga yang sambil dalam posisi duduk beringsut-ingsut di atas pantatnya menghampiri benda tadi, ada pula yang merangkak, bahkan sebagian kecil bayi ada yang mencoba berdiri tegak dan berjalan untuk berusaha mengambil benda tersebut. Semua ini bisa terjadi pada usia 7 bulan… terus dampingi dan beri semangat..

smbr: tipsbayi